Deli Serdang – Bangun Purba, SHI News|
Komaruddin Abdullah Siregar adalah merupakan Warga Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang, yang hanyut terbawa derasnya arus sungai buaya pada Minggu dini hari 19 Mei 2024 sekira pukul 17.00 WIB.
Komaruddin Abdullah Siregar berumur 31 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Guru Agama, Alamat Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.
Keterangan yang didapat dari pihak keluarga Manson Purba yang merupakan abang ipar dari istri Komaruddin Abdullah Siregar sangat di hubungi lewat hp seluler mengatakan kepada awak media SHI News, Komaruddin Abdullah Siregar pada Minggu 19 Mei 2024 sekira pukul 17.00 WIB berangkat dari rumah untuk pergi ke ladangnya yang berada di sebrang sungai di Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba untuk mengambil mesin babat.
Setelah sampai di ladangnya, Komaruddin Abdullah Siregar pun mengambil mesin babat dan langsung bergegas ingin kembali ke rumah.
Namun pada saat menyebrangi aliran sungai tersebut, tiba tiba hujan deras sehingga menyebabkan banjir dan arus sungai meluap.
Komaruddin Abdullah Siregar pun hanyut terbawa arus air sungai yang deras, kejadian tersebut di lihat oleh temannya bernama Herman.
Melihat Komaruddin Abdullah Siregar hanyut, Herman pun bergegas lari ke Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan warga yang di Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar.
Sesampainya di Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar , Herman pun mengatakan bahwa Komaruddin Abdullah Siregar Minggu 19 Mei 2024 sekira pukul 17.00 WIB hanyut terbawa arus sungai.
Dengan adanya penyampaian dan keterangan Herman,bahwa Komaruddin Abdullah Siregar hanyut, keluarga korban dan warga Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba langsung bergegas dan berlari beramai ramai untuk menuju lokasi hanyutnya Qomaruddin Abdullah Siregar.
Sesampainya di lokasi, keluarga korban bersama warga bersama langsung menyisir dan melakukan pencarian di pinggiran sungai tempat hanyutnya Komaruddin Abdullah Siregar.
Namun setelah dilakukan selama 2 (dua) Komaruddin Abdullah Siregar tidak juga dapat ditemukan.
Kejadian hanyutnya Komaruddin Abdullah Siregar pun di laporkan warga ke Muspika Kecamatan Bangun Purba.
Mendengar kabar adanya warga Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar hanyut, Camat Bangun Purba pun langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Bangun Purba dan Danramil 19/BP.
Dari hasil koordinasi Camat dengan Kapolsek Bangun Purba dan Danramil 19/BP akan segera memerintahkan Anggotanya untuk terjun ke lokasi.
Kemudian Camat Bangun Purba Gontar Syahputra Panjaitan pun memerintahkan Kasi Terantib Sauli Tarigan bersama Anggota untuk terjun dan cek lokasi hanyutnya warga Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar.
Kapolsek Bangun Purba AKP Herwin SH memerintahkan kepada Aiptu Sutrisno, Aipda Yayan Herianto dan Bripka Rico Tarigan untuk segera meluncur ke lokasi kejadian hanyutnya warga Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar.
Selanjutnya Danramil 19/BP Kapten Inf Warsito pun langsung memerintahkan Serda Dodi Syahputra untuk terjun dan turun ke lokasi hanyutnya warga Dusun VII Dagang Buluh Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba yaitu Komaruddin Abdullah Siregar.
Sekira pukul 18.00 Tim Muspika Kecamatan Bangun Purba terdiri dari Personil Polsek Bangun Purba, Koramil 19/BP dan Trantib Kecamatan Bangun Purba, RTB 17/BP Juliadi beserta Anggota tiba di lokasi tempat kejadian hanyutnya Komaruddin Abdullah Siregar.
Sekira pukul 20.00 WIB, Tim Muspika Kecamatan Bangun Purba Polsek Bangun Purba, Koramil 19/BP, Trantib, RTB 17/ BP , keluarga korban dan warga Desa Mabar bergerak dengan menggunakan sepeda motor untuk melakukan pencarian menuju aliran sungai buaya yang berada di Dusun II Desa Urung Ganjang Kecamatan Bangun Purba.
Ternyata setelah sampai di aliran sungai buaya yang berlokasi di Dusun II Desa Urung Ganjang Tim Muspika Kecamatan Bangun Purba telah melihat keberadaan Tim BPBD DS Jecky beserta Anggota dan juga Tim RTB 17/BP yang telah tiba sejak pukul 19.15 WIB untuk memantau korban hanyut.
Namun hingga pukul 22.00 WIB Tim belum juga menemukan korban hanyut (Komaruddin Abdullah Siregar)
Kemudian Tim pun berembuk dan musyawarah dengan kesepakatan bahwa pencarian korban hanyut untuk sementara kita tunda, karna tidak dapat di lakukan dikarnakan air sungai banjir dan meluap, jadi besok pagi kita akan lanjutkan. (gp).



























