Tanjungbalai Sumut, Media SHI News|
PT. Pelindo Teluk Nibung Sumatera Utara telah menaikkan biaya boarding pas, dari Rp. 70 ribu naik menjadi Rp. 95 ribu. Kenaikan tersebut diterapkan sejak beroperasi pemakaian dermaga baru “Teluk Nibung Passenger Terminal” yang diresmikan oleh PT. Pelindo Teluk Nibung.
Kenaikan biaya boarding pas tersebut bagi masyarakat pengguna jasa PT. Pelindo di pelabuhan Teluk Nibung merasa kecewa. Betapa tidak, sebab sarana di dermaga tidak dibenahi, sehingga penumpang dari kapal Ferri dari negara Malaysia menjadi komplain ketika itu.
Seperti yang diungkapkan penumpang kapal ferri Ganti pada kamis, 25/7/2024 kepada awak media, beliau menceritakan ketika itu, ia pulang ketanah air dari negara Malaysia naik kapal Ferri, sesampainya di dermaga Internasional pelabuhan Teluk Nibung, kami (penumpang) tidak diperbolehkan masuk keruangan dermaga guna pemeriksaan oleh petugas terkait, sebab arus PLN mati. Penumpang kesal karena hampir tiga jam mereka nunggu.
Dikatakannya lagi, “Tanjungbalai dermaganya Internasional, tapi saat lampu mati kegiatan di pelabuhan terhenti. Seharusnya PT. Pelindo menyediakan mesin genset untuk mengantisipasi bila arus PLN mati, genset tersebutlah penggantinya, sehingga aktivitas tetap berjalan/beroperasi pungkasnya.
“Kemana uang begitu banyak diraup PT. Pelindo, dan kita selaku masyarakat Indonesia mencurigai kinerja PT. Pelindo dan diduga uang tersebut dikorupsi” ungkapnya.
Saat kru media ingin mengkonfirmasi kepada General Bisnis PT. Pelindo Wanto sulit ditemui, begitu juga melalui WhatsAppnya juga tidak aktif. (Yus)
























